Blank Mind

should fill with colorful stories

9:56 AM

Am I?

posted by Cindyramitha Zainal |

Sedikit kutipan dari Nakinda Novrasagelin yang masih dan selalu terngiang sampai sekarang:

" Kenapa sih, Cin? Lo mengharap yang terbaik minta ini itu dan punya standar tinggi. Pernah gak lo pikir, apa lo pantas ngedapetin itu semua? Sori Cin kalau dalem, tapi gue jujur "

Ya, Kin. Masih kepikiran ampe sekarang dan sialannya, lo benar. Terima kasih untuk mengingatkan gue :)

12:25 AM

Risalah Persahabatan

posted by Cindyramitha Zainal |

To all my lovely best friends, this one is for you :)

*Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.

*Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya ...

*Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.

*Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.

*Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.

*Sahabat tidak pernah “membungkus pukulan dengan ciuman”, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

*Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

*Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.

*Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.

*Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

*Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri

*"Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita"





TEMAN SEJATI… mengerti ketika kamu berkata “Aku lupa…”; Menunggu selamanya ketika kamu berkata ‘Tunggu sebentar”; Tetap tinggal ketika kamu berkata ‘Tinggalkan aku sendiri”; Membuka pintu meski kamu BELUM mengetuk dan berkata “Bolehkah saya masuk?”


*repost from Irvanu Rahman.

10:36 AM

Little Chat With Donny

posted by Cindyramitha Zainal |

Beberapa menit yg lalu, gw chatting dengan my brother, Donny Alverino.

Donny: Cindy, kabarnya Manohara gimana? (Ya ampun, Please?? Bahkan dia nanyain Manohara, bukan gueeee??)

Gw: Baik katanya, barusan sms gimana kabarnya Abang di Jerman sana

Donny: Kabarnya baik, bilangin dong doain Bang Donny makin berkibar di blantika musik tanah air

Gw: Halah, ngomongnya gitu mulu dahh haha

Donny: Pohon willow bergoyang-goyang, daun-daun berguguran. Di kejauhan tampak puncak gunung Wei, duhai betapa jauh. Beribu-ribu Li jarak yg harus ditempuh. Namun, jiwa pendekar adalah pedang.. adalah golok.. adalah tombak.. yg terus merangsek..

Still freak as usual, but I love you and miss your silly joke, Bang Donny :)

12:03 AM

The 7th Song

posted by Cindyramitha Zainal |

While waiting a call from Larasati Septani, I turn on my phone and play the media player.

"Gw akan next lagu sampe 7 kali dan lagu ketujuh itu lah yg bakal gw play"

and shockingly from hundreds song, this song appear:

It never crossed my mind at all
Its what I tell myself
What we had has come and gone
You're better off with someone else
It's for the best, I know it is
But I see you
Sometimes I try to hide
What I feel inside,
And I turn around
You're with her now
I just can't figure it out

Tell me why it's so hard to forget
Don't remind me, I'm not over it
Tell me why I can't seem to face the truth
I'm just a little too not over you

Memories, supposed to fade
What's wrong with my heart?
Shake it off, let it go
Didn't think it'd be this hard
Maybe I regret everything I said,
No way to take it all back, yeah
Now I'm on my own
How I let you go, I'll never understand

Yeah it's you, almost two years and it still you, have your own space in my heart and my mind. I'm sick of this, knowing that I still picture you, saying your name, and still thinking of you.
"And I really don't know what to do, I'm just a little too not over you"

No purposes, I just really missing you :)


1:09 AM

Pembajakan Playstation 2 oleh Balita

posted by Cindyramitha Zainal |

Mata gw masih terpejam. Badan pegal karena kelamaan online dan abis pergi bowling gak jelas. Tapi gw udah bangun dan feeling gw mengatakan ini sudah siang. Lalu gw mendengar pintu kamar gw dibuka.

"Kak Tidiiii.. banguunn. Bangun Kak Tidiiiii"
(diiringi sentuhan dan guncangan tangan seorang balita di lengan gw)

OHH MY GOODD. Yak ada Satrio alias Tyo berkunjung ke rumah gw. Sepupu gw yg berumur sekitar 3 tahunan kali ya dan dia membangunkan gw. Hey, bukannya gw benci anak kecil ya, tapi PLEASE gw mohon jangan sentuh gw ketika membangunkan gw tidur. Gw benci banget! Bahkan gw pernah menendang Mbak gw pas gw SMP karena doi menyentuh gw pas bangunin gw.

Tyo: Kak Tidiii banguuuunnn
Gw: Hah iya iyaaa ntar ya (menjauh karena gak mau dipegang lagi)

Tyo pun keluar dari kamar dan gw berusaha mengumpulkan nyawa dan energi yg masih melayang-layang. Tiba-tiba pintu terbuka lagi dan sekarang Tyo datang bersama Ibu gw.

Ibu: Kenapa Cin?
Gw: Hah? Apaan yg kenapa apa?
Ibu: Nih kata Tyo kamu manggil Ibu?
Gw: Hah? Nggak kok Bu..
(Wah dasar ni anak pake bawa-bawa Ibu gw pula)
Tyo: Kak Tidi, Iyo mau main..(Tyo membuat gerakan memencet stik playstation)

Oh NO.. PLEASE GW MOHON gw gak mau percaya ini. TIDAK! AH TIDAK! Gw sudah merencanakan main ps gw hari ini. Bahkan gw mau beli kaset ps dulu demi menjalankan hobi gw yg sudah lama gak gw tekuni ini.

Ibu: Daritadi dia kepengen main ps kamu Cin, pasanginlaah Ibu nggak ngerti. Bialah inyo main ibo awak naaa (translete: biarkanlah dia main kasian kaaan)

Gw terdiam dan Tyo again and again menarik-narik tangan gw supaya gw masangin si ps dan keep menyebut nama gw dengan "Kak Tidi". Ah tidaaaakkk ya Allah... rencana gw hancur dan yg ada malah gw harus masangin ps gw buat anak 3 tahun yg gw yakin ga ngerti dan ga bisa main ps. Sekilas gw ngerasa jahat bgt ya ilah Ciiin ini mah anak kecil jahat amat sih lo. Tapi ayo doong itu ps gueeee ps gueeeeeeeee! Salah satu dari 10 barang kesayangan gw! Bahkan gw baru ngebersihin ps itu 2 hari yg lalu demi menemani liburan gw. Huaaahhhh dengan setengah hati gw pun bangun dan masangin tu ps. Khayalan gw mau main sepanjang hari autis dan ansos jadi terurai hancur lebur.

Setelah berpikir dan beberapa jam jadi instruktur playstation for balita, di dalam hati gw berharap supaya tante gw beliin Tyo ps3 biar besok-besok gak ngebajak ps gw lagi. Kalo gak, wah die aja deh gw. Bisa-bisa doi tiap hari ke rumah gw buat maen ps aja :p

nb: Ooops kayaknya ada beberapa kaset yg harus diumpetin nih gak baik buat balita hahaha :p

10:10 AM

What a Weirdo Wednesday

posted by Cindyramitha Zainal |

Ini adalah salah satu hari gw yg paling ter-gak jelas. Really, I mean it. Bener-bener ga jelas loh. Seharusnya gw nonton Night at Museum 2 sama anak - anak KOM di citos, tapi karena kelamaan menunggu dan gw sudah mulai pegal, gw pun meng-iya kan ajakan Acil buat main ke rumahnya dan sorenya ke PS buat nonton Turnamen Bowling Alumni SMAN 81 Jakarta bareng - bareng sama Gabong, Bocun, Iwan, dan Irfan.


(Cindy, Acil, and Gabong)

Duduklah pas-pasan di Yaris hitam nya Irfan. Gw duduk di belakang sama Gabong, Iwan, dan Acil. Posisi duduk Acil agak aneh karena dia miring-miring takut tangannya yg abis disuntik imunisasi-apa-tau-namanya-gue-lupa kesenggol sama Iwan. Dan bahkan sebenernya gw udah sekitar 5 kali nabok tangan Acil yg disuntik itu tanpa sengaja, makanya doi jadi hati-hati berlebihan gitu.

Lalu OH. MACET. Anja. Bahkan jalan tol macet!! AH INDONESIAAA. Kita semua kelaparan, apalagi 3 lelaki buas ini. Mungkin itu salah satu alasan obrolan jadi agak emosi dan ga nyambung. Sempet ada sesi bacot-bacotan antara gw dan Bocun karena sumpah gw ga bohong dia songong banget huah. Diam. Semua diam.

Gw: Gila ya di TV segalanya Manohara!
Gabong: Iya! Sumpah dimana-mana si Manohara
Acil: Ih gw seharian aja udah bosen banget liatnya
Gw: Ah udah deh udah enek gw ngomongin Manohara sumpah ya ganti topik deh (entah kenapa gw emosi)

(diam, Gabong menatap keluar, Acil duduk dengan posisi aneh, Iwan smsan, Bocun ngayal, Irfan menyetir dengan ekstrasabar)

Gw: Eh tapi tau ga si lo menurut gw ibunya Manohara itu haus publisitas banget deh
Gabong: Ih iya iya! Bahkan Manohara jadi muncul di berbagai acara gitu sampe gajadi visum!
Acil: Terus tau gak, kan siang-siang gw liat KISS eh terus pas malemnya gw liat infotainment lagi masa ibunya Manohara masih pake baju yg sama!
Gw: Tuh kan emang ibunya tuh kepengen tenar banget!
Bocun: HEH gw bingung deh tadi katanya gak mau ngomongin Manohara tapi ternyata diomongin juga gimana sih lo Cin

(diam)

Setelah perjalanan yg terasa sangat panjang, pantat pegal, dan penuh emosi itu sampai juga di Plaza Senayan (akhirnya ya Allah ya Robbi), pas ke tempat bowling ternyata yg ada hanya bapak-bapak dan ibu-ibu bawa anak angkatan ninety-something and early 2000. Hadyaaa bgt yg kita kenal?? Yang ada malah kita cuma senyam-senyum aja kayak lagi Idul Fitri. Keliatan bgt deh kita anak kecilnya. Belom lagi gw lagi bergaya sporty-look pake ransel dan vans. And THAT'S IT. udah cuma gitu aja! Benar-benar kelamaan di jalan. But, I had a really great time with them, even felt weird with the-unecessary-bowling! zzzzzz.

11:24 AM

A Good Paragraph

posted by Cindyramitha Zainal |

"Maybe its you on your own, picking up the pieces and starting over. Freeing yourself up for something better in the future. Maybe the happy ending is just moving on. Or maybe the happy ending is this knowing that trough the unreturned phone calls and broken hearts, trough all the blunders and misread signals, trough all the pain and embarassment,..
you never ever gave up hope"

One of monologue at He's Just Not That Into you. For all girls who broken hearted, regret, or dissapointed. Please moving on and never gave up hope :)

P.S : Especially for... myself.


Subscribe